Pages

Selasa, 14 Februari 2012

Pengertian IPTABLES

Firewall merupakan sebuah tembok yang membatasi suatu sistem jaringan yang ada di baliknya dari berbagai macam ancaman dan gangguan yang biasa muncul melalui jaringan internet yang rentan terhadap berbagai macam serangan. Fungsinya bisa untuk membatasi hak akses dan mengatur policy antara jaringan Internal terhadap eksternalnya dan juga berlaku pada sebaliknya. Hal ini sangat penting mengingat tidak semua orang diperbolehkan untuk bisa mengakses ke dalam jaringan yang kita miliki. Konfigurasi dari firewall bergantung kepada kebijaksanaan dari organisasi yang bersangkutan, secara umum terbagi menjadi dua jenis :
  1. Deny : semua yang tidak diperbolehkan berdasarkan aturan firewall akan ditolak.
  1. Allow : semua yang tidak dilarang berdasarkan aturan firewall akan diperboehkan
Cara kerja firewall sebenarnya hanyalah dengan mengamati paket data yang dilewatkan dan kemudian berdasarkan konfigurasi dari firewall maka akses dapat diatur berdasarkan alamat IP, Port, dan arah atau tujuan informasi.
Terdapat dua buah jenis Firewall secara umum, yaitu :
  1. Firewall Hardware
Berupa sebuah piranti keras yang sudah dilengkapi dengan perangkat lunak tertentu, sehingga kita tinggal melakukan konigurasi dari firewall itu saja.
  1. Firewall Software
Berupa sebuah piranti lunak atau software yang ditambahkan kepada sebuah komputer yang dikonfigurasi menjadi sebuah Firewall dimana pada workshop ini, software yang digunakan adalah iptables yang dijalankan pada sebuah computer dengan Sistem operasi LINUX dengan distro FEDORA 16.
Secara umum tugas utama yang biasa dilakukan oleh Iptables adalah fungsi pemfilteran IP (IP Filtering) dan fungsi Proxy, tapi pada workshop ini yang dicoba adalah fungsi pemfilteran saja.
Kedua fungsi tersebut dapat dilakukan pada piranti komputer atau dilakukan secara terpisah. Beberapa piranti lunak berbasis UNIX yang dapat digunakan untuk melakukan pemfilteran Ip antara lain Iptable yang merupakan standar dari system Linux pada sekarang ini.

chain
Ada 3 chain standar yang digunakan oleh iptables yang kita dapat menambahkan aturan untuk memproses paket IP melewati tabel, yaitu :
INPUT – Semua paket yang ditujukan untuk host komputer.
OUTPUT – Semua paket yang berasal dari host komputer.
FORWARD – Semua paket yang bukan dari atau untuk komputer host, tetapi melalui komputer host. Tabel ini digunakan jika komputer sebagai router.
Sebagian besar, kita akan berurusan dengan tabel INPUT untuk menyaring paket yang memasuki komputer kita.
Paket – paket data yang ada akan diperiksa untuk kemudian diberikan keputusan, ada beberapa keputusan yang diterapkan antara lain :
· ACCEPT
Apabila ditemukan paket yang sesuai dengan aturan untuk di-ACCEPT, maka firewall akan langsung menerima untuk kemudian meneruskan paket tersebut.
· DROP
Apabila ditemukan paket yang sesuai dengan aturan untuk di-DROP, maka firewall akan langsung membuang paket tersebut tanpa mengirimkan pesan ERROR apapun ke pengirim.
· REJECT
Apabila ditemukan paket yang sesuai dengan aturan untuk di-REJECT, maka firewall akan langsung membuang paket tersebut namun disertai dengan mengirimkan pesan ERROR ICMP “ port unreachable"

CONTOH PENGGUNAAN IPTABLES :
  • buka Terminal atau console dan masuk sebagai root
  • lalu coba lihat list IPTABLES dengan perintah : iptables -L  
 
Dengan mengetikkan :  [root@asus wirawan]# iptables -L
Maka perintah ini dapat digunakan untuk melihat aturan yang telah diterapkan pada Firewall. Pada Gambar 2, chain INPUT, chain FORWARD dan chain OUTPUT masih kosong, karena belum diisi aturan yang baru.
–A [append]
Perintah ini digunakan untuk menerapkan satu aturan baru yang akan ditempatkan di baris yang paling bawah dari aturan – aturan yang telah dibuat sebelumnya.
Contoh :
  misalnya ip 203.190.242.69
lalu kita ketik perintah  :  iptables -A INPUT -s 203.190.242.69 -p ICMP -j DROP
pada gambar di atas coba cek IPTABLES -L
/*Perintah ini berfungsi untuk memblok paket protocol ICMP (ping) yang datang dari client yang memiliki alamat IP 203.190.242.69 tanpa ada pesan error */
CONTOH YANG KEDUA :
 
kita ketik iptables -A INPUT -s detik.com -j DROP
lalu coba iptables -L
pada gambar di atas terdapat ip detik.com yg telah di drop dan tidak bisa mengakses website tersebut pada web browser dan ping ip tersebut .


 bisa juga dengan perintah OUTPUT :
iptables -A OUTPUT -d detik.com -j DROP
 merupakan perintah yg hampir sama dengan perintah iptables -A INPUT -s detik.com -j DROP hanya berbeda di input dan output lalu -s dan -d .

contoh berikutnya yaitu : dengan perintah iptables -A OUTPUT -d detik.com -p tcp --dport 80 -j DROP

pada perintah tersebut kita bisa ping ip tersebut tetapi tidak bisa membuka pada web browser kita.

Demikian Artikel dari saya maaf jika masih ada yg salah ,saya pun juga masih mempelajarinya  :)

Kamis, 19 Januari 2012

DHCP Server

Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan.
Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal,
maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat
diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Sumber : wikipedia


  •  installation DHCP server
 pada distro redhat beserta turunannya, seperti fedora, opensuse, centos, mandriva, dll yaitu # yum install dhcp

pada distro debian beserta turunannya, seperti ubuntu, mint, blankon, dll yaitu # apt-get install dhcp3-server

pada distro slackware beserta turunannya, seperti wifiware, dll yaitu
# slackpkg install dhcp

  • Configuration
 buka file /etc/dhcp/dhcpd.conf, jika isinya kosong copy seluruh isi konfigurasi dari /usr/share/doc/dhcp-4.2.1-P1/examples/dhcpd.conf

fokus kepada format dibawah ini :

subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
    interface "eth0";
        option routers                  192.168.1.254;
        option subnet-mask              255.255.255.0;
        option domain-search              "example.com";
        option domain-name-servers       192.168.1.1;
    range 192.168.1.10 192.168.1.100;
}

  • ubah sesuai dengan konfigurasi jaringan anda.
  • lalu di sisi server ketik dhcpd
  • dan jika di sisi server sudah mengetik dhcpd di sisi client mengetik #dhclient <interface> -v dan lihat apakah sudah mendapatkan ip jika sudah finish .
Demikian artikel tentang DHCP server dari saya.mohon maaf jika ada kesalahan dari saya .
bisa di download modulnya dengan formatan gedit  Download Modul

Rabu, 18 Januari 2012

Static Routing

Static Routing mempunyai syarat syarat yaitu :

  • Memiliki 2 interface
  • nat
  • ip forward
  • firewall
Langkah - Langkah nya yaitu :
  • Lihat interface ( ifconfig -a)
  • Set ip (ifconfig <interface> <ip>
  • Set Gateway (route add default gw <ip gateway>
  • Set DNS ( nano /etc/resolv.conf itu jika di linux jika di fedora vi /etc/resolv.conf dan masukan DNS)
  • Aktifkan ip forward ( echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward)
  • buat table nat pada firewall
  • -iptables -t nat -A POSTROUTING -o <interface> -j MASQUERADE
  • coba ping google.co.id

Sabtu, 14 Januari 2012

Subnetting.

apa itu subnetting ? Subnetting yaitu mensegmentasikan jaringan sub network. subnetting mempunyai tujuan yaitu yang pertama yaitu mengurangi tingkat lalu lintas/traffic di dalam jaringan ,lalu sebagai delmiter zone itu yg saya ketahui.

Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.

Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing).
Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? 
Subnet MaskNilai CIDR
255.128.0.0/9
255.192.0.0/10
255.224.0.0/11
255.240.0.0/12
255.248.0.0/13
255.252.0.0/14
255.254.0.0/15
255.255.0.0/16
255.255.128.0/17
255.255.192.0/18
255.255.224.0/19
Subnet MaskNilai CIDR
255.255.240.0/20
255.255.248.0/21
255.255.252.0/22
255.255.254.0/23
255.255.255.0/24
255.255.255.128/25
255.255.255.192/26
255.255.255.224/27
255.255.255.240/28
255.255.255.248/29
255.255.255.252/30


BERIKUT ADALAH PERHITUNGAN SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
CONTOH: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask karna ada 2 angka 1 di oktet terakhir subnet Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
  5. Subnet
    192.168.1.0
    192.168.1.64
    192.168.1.128
    192.168.1.192
    Host Pertama
    192.168.1.1
    192.168.1.65
    192.168.1.129
    192.168.1.193
    Host Terakhir
    192.168.1.62
    192.168.1.126
    192.168.1.190
    192.168.1.254
    Broadcast
    192.168.1.63
    192.168.1.127
    192.168.1.191
    192.168.1.255
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.
Subnet MaskNilai CIDR
255.255.255.128/25
255.255.255.192/26
255.255.255.224/27
255.255.255.240/28
255.255.255.248/29
255.255.255.252/30

jika ada kesalahan di atas mohon di maklumi karna saya masih mempelajarinya .
terimakasih sudah membaca artikel tentang subnetting dari saya .



Minggu, 28 Agustus 2011

cara meng instal ulang windows 7

Cara menginstall ulang windows 7 di PC atau laptop
pastinya siapkan CD windows 7 yg anda minati seperti :
 -windows 7 home basic
 -windows 7 home premium
 -windows 7 professional
 -windows 7 ultimate
ada yg 32 bit dan juga ada yg 64 bit.

berikut cara penginstallan nya :
 1. setting bios pada pc atau komputer kalian biasanya kita tekan F2 atau F8 dan F12 tergantung pada komputer kalian.
 2. ubah urutan booting komputer kalian boot 1 kita pilih device DVD ROM jika menginstall melalui CD disini saya akan memberi tahu melalui CD cara penginstalan nya.
 3. jika sudah save settingan boot anda lalu masukan CD yg berisi windows 7 anda dan mulai booting.
 4. lalu ketika booting seperti ini tekan space
 5. jika sudah masuk kita pilih bahasa yg ingin di gunakan lalu kita next
 6. lalu pilih windows 7 apa yg ingin anda install dan ukuran bit nya
 7. jika sudah pilih next dan kalian install pilih custom pada gambar di bawah ini
  8. lalu kita pilih ukuran partisi system yg aakan kita gunakan dan selera kita untuk meberi ukuran hardisk pada data .
 9. next jika sudah memberi partisi untuk komputer anda dan lalu kita tunggu penginstalan sampai selesai selama kurang lebih 30 menit. sepeerti pada di bawah ini

    10. jika sudah kita isikan username komputer kita
      jika sudah akan merestart sendiri ,lalu penginstalan selesai.
Tinggal anda menginstall driver pada komputer anda.
SELAMAT MENCOBA :))

Sabtu, 27 Agustus 2011

Cara Membuat pesan teks berjalan di blog anda

awalnya saya mencoba ini dari blog teman saya juga .
saya mempelajari tutorial nya ini bisa di bilang sangat mudah .
berikut langkah langkah nya :
 → kita bisa membuka website : http://www.widgeo.net/
 → pilih flash message
 → lalu pilih sesuai selera anda
lumayan mudah kan kawan untuk mempelajari nya .
cukup sekian yah kawan postingan dari saya terima kasih telah membaca postingan saya .